Apa itu Asesmen Nasional yang dicanangkan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim?

Menurut Kamus Besar Bahsa Indonesia, pendidikan didefinisikan sebagai proses mengubah sikap dan seseorang atau kelompok orang untuk menjadi dewasa melalui upaya pengajaran dan latihan. 

Melalui definisi tersebut, kita tentu akan paham bahwa hasil dari proses pendidikan adalah perubahan sikap dan karakter yang lebih dewasa dari sebelumnya. 

Foto oleh Louis Bauer dari Pexels

Maka dari itu untuk mengukur hasil tersebut diperlukan asesmen yang tidak hanya mengukur kemampuan kognitif murid, tapi juga bisa melihat karakter, sikap dan kesiapan mereka setelah lulus dari satu jenjang satuan pendidikan.

Selama beberapa dekade konsep asesmen yang diaksanakan oleh pemerintah fokus pada aspek kognitif murid yang dilakukan melalui Ujian Nasional. 

Namun, beberapa waktu yang lalu Menteri Pendidikan Nadiem Makarim memutuskan bahwa pada 2020 akan menjadi tahun terakhir pelaksanaan ujian nasional (UN) di Indonesia dan kemudian digantikan oleh Asesmen Nasional.

Apa itu Asesmen Nasional? Apa tujuan dari Asesmen Nasional? Apa saja instrumen dari asesmen ini? Lalu, siapa saja yang akan berpartisipasi sebagai peserta pada asesmen nasional?

Berikut adalah penjelasan singkat terkait pertanyaan diatas.

Pengertian Asesmen Nasional

Berdasarkan Lembar Tanya Jawab Asesmen Nasional, Asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. 

Hasil belajar murid yang dinilai adalah literasi, numerasi, dan karakter serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim sekolah yang mendukung pembelajaran.

Namun perlu digaris bawahi bahwa Asesmen Nasional ini tidak menjadi patokan lulus tidaknya murid dan juga tidak menjadi indikator perankingan sekolah. Jadi hasil dari Asesmen Nasional tidak menilai murid secara individu, namun lebih kepada mengevaluasi mutu sekolah atau satuan pendidikan.

Tujuan Asesmen Nasional

Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan pengembangan kompetensi dan karakter murid. Selain itu, Asesmen Nasional juga diharapkan mampu memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut.

Selain itu, hasil dari Asesmen Nasional diharapkan mampu untuk mendorong sekolah atau dinas pendidikan agar bisa fokus pada perbaikan mutu pembelajaran.

Instrumen Asesmen Nasional

Terdapat tiga instrumen utama yang dijadikan alat untuk mengumpulkan informasi mutu satuan pendidikan atau sekolah.

  1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)
  2. Survei Karakter
  3. Survei Lingkungan Belajar.

Peserta Asesmen Nasional

Asesmen Nasional akan diikuti oleh seluruh satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah di Indonesia, termasuk satuan pendidikan kesetaraan. Dan yang berhak mengikut Asesmen Nasional adalah sebagian peserta didik kelas V, VIII, dan XI yang dipilih secara acak oleh Kemdikbud.

Mengapa hanya sebagian murid yang diikutkan dalam Asesmen Nasioanal?

Karena pada dasarnya asesmen nasional ini tidak menjadi indikator kelulusan murid dan tidak menjadi penilaian prestasi murid secara individu, namun lebih kepada evaluasi sistem. 

Jadi yang didapatkan dari hasil asesmen nasional ini adalah informasi dari sampel yang mewakili populasi murid di setiap satuan pendidikan pada jenjang kelas yang menjadi target dari Asesmen Nasional.

Dengan diadakannya Asesmen Nasional ini, menggeser fokus tujuan dari Ujian Nasional selama ini yang hanya menilai keluasan pengetahuan, dan fokus untuk mengevaluasi kedalaman kompetensi dari kurikulum.

Jadi, itu tadi pengertian, tujuan, instrumen dan peserta Asesmen Nasional. Semoga bermanfaat.